,
Headlines News :
Home » , » Surat Untuk Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Surat Untuk Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Written By Nanda Journey on Jumat, 02 November 2012 | 07.28

Kaisar jepang memerintahkan mendata guru
Yang selamat dalam peristiwa bom atom di Heroshima.
Sang kaisar khawatir apabila tak ada guru yang tersisa
Itu membahayakan bagi perjalanan masa depan Jepang.
Guru adalah tulang punggung bagi kemajuan sebuah bangsa. Dari tangan para pendidik itulah lahir generasi – generasi yang cemerlang
Di kutip dari karya Fikar W.Eda & Reza Idria dalam buku kesaksian guru di aceh.
Guru atau yang lebih di kenang dengan “ pahlawan tanpa tanda jasa “ itu yang selalu teringat di benakku. Betapa mulianya tugas seorang guru, bahkan aku teringat dengan perjuangan salah seorang guru, rumahnya jauh di tengah kota akan tetapi dia tetap datang tepat jam 7 kurang seperempat di plosok desa dengan mengunakan sepeda ontanya. Padahal waktu jalan tak sebagus sekarang serta gaji gurupun tidak seberapa, akan tetapi semangat beliau untuk mendidik tunas tunas bangsa sangatlah tinggi. Hingga hasilnya tidak sedikit dari muridnya meraih impiannya.
Jasa seorang guru dalam kemajuan bangsa ini sangatlah tinggi, sehingga akhir – akhir ini Negara berusaha untuk mensejahterakan para pahlawan tersebut. Sehingga banyak guru yang saat ini hidupnya lebih makmur dari pada dulu. Ada macam – macam tunjangan ada sertifikasi lah dan lain sebagainya. Saking sejahteranya sekarang banyak orang terobsesi untuk jadi guru, bukan karena untuk mencerdaskan bangsa akan tetapi semata untuk mencari dunia belaka. Niat mula seperti ini lah yang sekarang sedang trend sehingga pendidikan era kini kian semrawut. Berkembang pesat di media, ada guru yang tega mencabuli muridnya sendiri dengan ancaman tidak meberikan nilai, bahkan seorang kepala sekolahpun tega tidak mengikutsertakan muridnya dalam UAN di karenakan di tolak cintanya bulshit mau jadi apa masa depan bangsa ini.
Sebenarnya yang salah itu siapa??? Berniat menjadikan berkembangnya bangsa malah justru akhirnya menenggelamkan bangsa.
Ada pepatah yang mengatakan “ GURU iku Digugu lan Ditiru “ yang artinya Guru itu di dengarkan serta di ikuti, kalau pepatah itu sekarang di terapkan lalu bagaimana jadinya, jika gurunya berbuat yang merusak norma bearti muridnya pun akan mengikuti gurunya. Sekarang tantangan guru lebih berat dari jalan terjal dan gaji yang tak seberapa. Sekarang adalah melawan kebiasaan kawan, trend yang beredar serta lebih kukuh pada pendirian. Dan kuyakin banyak beberapa yang tak pantas akan tetapi tidak sedikit pula yang tak kenal lelah untuk mendidik masa depan bangsa denga mati – matian.
Majunya bangsa ini tergantung pada semangat generasi mudanya, sedangkan mampu dan tidaknya generasi muda itu terpengaruh dari guru guru yang telah mendidiknya. Peran yang vital bagi seorang guru dalam kemajuan bangsa. Semoga kesejahteraan untuk guru justru membikin semangat baru untuk kemajuan Negara ini. Amien
Anda sedang membaca artikel tentang Surat Untuk Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa dan anda bisa menemukan artikel Surat Untuk Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ini dengan url http://hy-hack.blogspot.com/2012/11/surat-untuk-sang-pahlawan-tanpa-tanda.html,Dilarang menduplikat artikel ini Surat Untuk Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa jika sangat bermanfaat hanya boleh sebagai artikel refrensi atau harus mengulas nya dengan bahasa / kalimat yang berbeda dan memberi link ini : Surat Untuk Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa


Artikel Terkait:

Share this post :

Poskan Komentar

Blog Dofolow , Tapi Tolong jangan nyepam dan ada kata kata yang tidak baik

 
Support : Abaut Us | Contact Us | Privacy Policy | Term of Use | Redaksi | Advertise | Lowongan Kerja | Forum | Tabloit | Mobile Version | Hy Hack Toolbar
Copyright © 2011. HY hack - All Rights Reserved Template Created by Heykhend
Published by Heykhend Corp. Developed by PT Heykhend Publik Media (HPM)