,
Headlines News :
YogyaXmartcity.com Pendapat wanita jogja mengenai teknologi di bidang telekomunikasi 4G hubungannya dengan kemajuan wanita jogja
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Iconia PC tablet dengan Windows 8




             Hallo Hy Hack Mania kali ini saya akan melakuakn review tablet keluaran Acer berdasarkan pengalaman saya , Tablet acer tersebut adalah ICONIA PC Tablet.
Acer Iconia ini telah membuat saya harus merubah pandangan tentang Tablet dan gadget lainnya ,
dulu saya berpendapat Gadget Terbaik Pastinya Gadget yang mempunyai harga yanng Mahal

Dijaman sekarang kita sangat memerlukan gadget yang mobile dan bisa disesuaikan dengan aktivitas masing masing penggunanya .
menyentuh Acer Iconia PC Tablet ini anda akan merasakan seperti menyentuh Kantong Ajaib Doraemon Si Robot dari masa depan itu. Mengapa saya bilang begitu ? , Karena walaupun harganya merakyat tetapi mereka tidak pelit untuk memasuk Teknologi Hebat kedalamnya.

Anda akan merasakan keajaiban dunia teknologi ketika menggunakan Tablet PC Acer Iconia ini .
dengan Menggunakan Windows 8 Sebagai Oprasi Sistemnya membuat para penggunanya merasakan teknologi terbaru abad ini . Bukan hanya itu saja Keajaiban Yang akan anda rasakan sebagai pengguna Tablet Acer ini , Karena Untuk Mnejalankan Windows 8 di ICONIA Acer juga memasangkan prosesor Intel Core i5-3317U, RAM 4GB, Intel HD Graphics 4000 serta SSD 64GB
 membuat Tablet ini Menjadi semangkin garang dan Tak kalah dengan kinerja Laptop laptop premium Merek lain yang harganya bisa dibilang WOW


Spesifikasi yang gahar dalam sebuat tablet pc ini sangatlah hebat anda bisa memutar video berkualitas HD disini , menjalankan game game HD ,Mengabadikan dunia dan bersama acer Iconia anda dapat mengerjakan pekerjaan anda dengan kebahagiaan



Dan saya juga merefrensikan produk ini bagai anda para jurnalist dan blogger yang sagat memerlukan sebuah gadget berteknologi seperti spesifikasi ini.
Acer Iconia ini sangat cocok bagi orang yang cinta dengan keindahaan karena desain nya benar benar fashioniti dan juga enak untuk jalan jalan , jadi para Traveller yang ingin membawa gadget dalam perjalananya silakan beli Iconia PC tablet dengan Windows 8 ini

Saya juga akan memberi sedikit Video Review Untuk anda dan silahkan dengarkan ya

Cara Membuat Dan Membaca BarCode & QRCode

Cara Membuat Dan Membaca  BarCode & QRCode

Cara Membuat Dan Membaca  BarCode & QRCode : Pastinya sebelum anda membaca artikel ini anda sudah taukan apa itu Barcode dan QRCode ? bagi yang belum Tau saya sudah membuatkan artikel "Perbedaan BarCode dangan QRCode"
untuk info saja ya sebenarnya dari segi teknologi QRCode lebih Canggih dari pada BarCode dan dapat menyimpan lebih banyak data dari pada Barcode yang data nya dismpan dengan Garis garis batang saja

Oke lanjut kita Ke Cara Membuat Dan Membaca  BarCode & QRCode , Sebenarnya artikel serupa ini sudah banyak di mana mana . Tapi agar blog ini lebih banyak lagi ilmu yang terdapat didalam nya maka akan saya bagikan untuk anda

Sekarang kita membahas tentang Cara Membuat Dan Membaca   QRCode dulu ya

Cara membuat QRCode


  1. Download dahulu Software nya Disini ( Gak besar Kok, Gak sampai 1 mega , Dari pada anda download lagu , video film bahkan Game mending download dulu ya , gak perlu download manager pun gak papa)
  2. Lalu instal Software tersebut (kalau intall nya pada Taukan karena Software dan content apa pun dimana mana instal nya sama saja yaitu nect next next sampai finist kalau ada filihan Accept dan don't Accept ya pili saja Accept Gitoo
  3. lalu setelah dibuka , isikan apa yang mau di ubah menjadi QRCode pada Plain Text 
  4. Klick Encode , Lalu jadi deh tuh code (liat pada bagian Kanan)
  5. Lalu save dengan format gambar apa saja dan jadi dah

Cara membaca QrCode
  1. Buka aplikasi tadi 
  2. ambil gambar yang ada QrCode di komputer anda lalu klik saja gambar yang kayak map terbuka
  3. ambil gambar nya , kalau tidak keliatan ubah tuh tpe pencarian nya dari text jadi gambar
  4. lalu setelah gambar masuk klik Decode maka muncul deh arti dari code tersebut (ditamoilkan dalam gabar sebelah kiri

Oke sekarang kita lanjut ya yang Cara membuat dan membaca
1. download softeware disini
2.cara nya ampir sama dengan diatas coba aja deh kalau tidak bisa langsung koment dan pasti saya jawab

atau bisa dengan media online saja cara membuat barcode disini
cara membaca barcode disini

download , software,encode,Klick ,klik,format,gambar,aplikasi,komputer,pertandingan,multimedia,final

Perbedaan Bar Code dengan QR Code


http://appngonews.thebutterflyfx.com/wp-content/uploads/Traditional-Barcode-vs-QR-Code.jpg
QR adalah singkatan dari Quick Response, sementara Code nya adalah Kode. Jadi, secara harafiah, kalau QR Code diartikan dalam bahasa Indonesia, berarti Kode Respon Cepat. Dari segi bentuk, QR Code berbeda dari Barcode (yang biasanya berbentuk batang-batang lurus yang tidak beraturan lebarnya). QR code berbentuk persegi empat, dengan tiga kotak kecil berwarna hitam di ketiga ujungnya (bukan keempat ujungnya).
Contoh:



Sejarah dan Fitur Kode QR
http://www.vectorstock.com/i/composite/47,93/barcode-and-qrcode-seamless-wallpaper-vector-684793.jpg QR Code atau Kode QR di perkenalkan pertama kali di Jepang pada tahun 1994 dengan kemampuannya yang dapat memuat data lebih besar daripada Barcode yang sering kita jumpai. Denso Wave (Sebuah divisi dari Denso Corporation) adalah perusahaan yang pertama kali mempublikasikan Kode QR ini. Selain bisa memuat data yang lebih banyak, Kode QR bisa memuat huruf-huruf kanji yang sangat jelas memudahkan para warga di Jepang jika ingin mendapatkan informasi akan sesuatu. Selain itu juga, Kode QR bisa memuat data secara horizontal dan vertikal, dengan kecanggihan ini juga membantu Kode QR untuk bisa menyimpan data lebih banyak daripada kode batang biasa (Barcode).
Cara kerjanya pun terbilang cukup canggih, Anda hanya perlu sebuah alat pemindai untuk dapat membaca data matrix yang terdapat pada sebuah Kode QR. Kode QR ini masih termasuk dalam kode dua dimensi.

Sejarah dan Fitur Barcode (Kode Batang)
Kode batang atau Barcode adalah leluhur dari Kode QR. Kode batang adalah kumpulan data optik yang dipindai/dibaca oleh mesin. Mesin membaca data yang tersimpan pada Kode batang dengan membaca lebar garis dan spasi garis paralel yang disebut simbologi linear 1D (1 Dimensi) atau kode batang itu sendiri. Sementara tanda titik, hexagonal, dan bentuk geometri lainnya yang terdapat di dalam Kode Batang disebut kode matrix atau simbologi 2D (2 Dimensi). Penggunaan awal Kode batang adalah untuk memudahkan pengecekan di Swalayan (Kebayang kan kalau beli produk di Swalayan ratusan macam di tulis satu-satu ngantrinya kayak apa?) secara otomatis. Penggunaannya juga telah menyebar ke berbagai kegunaan lain juga, tugas yang secara umum disebut sebagai Auto ID Data Capture (AIDC). Sistem terbaru, seperti RFID, berusaha sejajar di pasaran AIDC, tapi kesederhanaan, universalitas dan harga rendah kode batang telah membatasi peran sistem-sistem baru ini. Seharga US$0.005 untuk membuat Kode Batang bila dibandingkan dengan RFID yang masih seharga sekitar US$0.07 hingga US$0.30 per tag.

Contoh: Cara Kerja Kode QR
Kode QR dapat digunakan pada ponsel yang memiliki aplikasi pembaca Kode QR dan memiliki akses internet GPRS atau WiFi atau 3G untuk menghubungkan ponsel dengan situs yang dituju via Kode QR tersebut. Pelanggan, yang dalam hal ini adalah pengguna ponsel hanya harus mengaktifkan program pembaca Kode QR, mengarahkan kamera ke Kode QR, selanjutnya program pembaca kode QR akan secara otomatis memindai data yang telah tertanam pada kode QR. Jika kode QR berisikan alamat suatu situs, maka pelanggan dapat langsung mengakses situs tersebut tanpa harus lebih dulu mengetikkan alamat dari situs yang dituju. Jika ingin mengakses kode QR dengan ponsel tanpa kamera, maka hal pertama yang harus dilakukan oleh pengguna adalah dengan menjalankan terlebih dahulu aplikasi peramban yang ada pada ponsel, lalu masukkan URL halaman yang bersangkutan, selanjutnya masukkan “ID” atau 7 digit nomor yang tertera di bawah kode dan klik tombol Go, maka pengguna akan memperoleh konten digital yang diinginkan. Hal ini tentu mempermudah pelanggan dalam mendapatkan informasi yang ditawarkan oleh pemilik usaha. Jenis-Jenis aplikasi yang dapat membaca kode QR antara lain misalnya Kaywa Reader, yang dapat di instal pada ponsel Nokia, iMatrix, aplikasi untuk iPhone dan ZXing Decoder Online yang dapat digunakan untuk mendekode kode QR berupa imaji dengan memasukkan URL image maupun dengan menguploadnya.

Contoh: Cara Kerja Kode Batang
Pada awalnya pembaca kode batang yaitu scanner atau pemindai dibangun dengan mengandalkan cahaya yang tetap dan satu photosensor yang secara manual digosokkan pada kode batang.
Kode batang scanner dapat digolongkan menjadi tiga katagori berdasarkan koneksi ke komputer, yaitu :
1. Jenis RS-232 kode batang scanner. Jenis ini membutuhkan program khusus untuk mentransfer data input ke program aplikasi.
2. Jenis lain, adalah barcode yang menghubungkan antara komputer dan PS 2 atau AT keyboard dengan menggunakan kabel adaptor.
3. Jenis paling terakhir ini adalah USB kode batang scanner, yang merupakan lebih modern dan lebih mudah diinstal perangkat daripada RS-232 scanner, karena scanner kode batang ini memiliki keuntungan yaitu tidak membutuhkan kode atau program untuk mentransfer data input ke program aplikasi, ketika anda melacak kode batang datanya dikirim ke komputer seakan-akan telah mengetik pada keyboard.

Kelebihan Kode QR
Kode QR memiliki kapasitas tinggi dalam data pengkodean, yaitu mampu menyimpan semua jenis data, seperti data numerik, data alphabetis, kanji, kana, hiragana, simbol,dan kode biner. Secara spesifik, kode QR mampu menyimpan data jenis numerik sampai dengan 7.089 karakter, data alphanumerik sampai dengan 4.296 karakter, kode binari sampai dengan 2.844 byte, dan huruf kanji sampai dengan 1.817 karakter. Selain itu kode QR memiliki tampilan yang lebih kecil daripada kode batang. Hal ini dikarenakan kode QR mampu menampung data secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis ukuran dari tampilannya gambar kode QR bisa hanya seperspuluh dari ukuran sebuah kode batang. Tidak hanya itu kode QR juga tahan terhadap kerusakan, sebab kode QR mampu memperbaiki kesalahan sampai dengan 30%. Oleh karena itu, walaupun sebagian simbol kode QR kotor ataupun rusak, data tetap dapat disimpan dan dibaca. Tiga tanda berbentuk persegi di tiga sudut memiliki fungsi agar simbol dapat dibaca dengan hasil yang sama dari sudut manapun sepanjang 360 derajat

Kelebihan Kode Batang
Proses Input Data lebih cepat, karena : Kode batang Scanner dapat membaca / merekam data lebih cepat dibandingkan dengan melakukan proses input data secara manual.

Proses Input Data lebih tepat, karena : Teknologi Kode batang mempunyai ketepatan yang tinggi dalam pencarian data.

Proses Input lebih akurat mencari data, karena : Teknologi Kode batang mempunyai akurasi dan ketelitian yang sangat tinggi.

Mengurangi Biaya, karena dapat mengindari kerugian dari kesalahan pencatatan data, dan mengurangi pekerjaan yang dilakukan secara manual secara berulang-ulang.

Peningkatan Kinerja Manajemen, karena dengan data yang lebih cepat, tepat dan akurat maka pengambilan keputusan oleh manajemen akan jauh lebih baik dan lebih tepat, yang nantinya akan sangat berpengaruh dalam menentukan kebijakan perusahaan.

Kemampuan bersaing dengan perusahaan saingan / kompetitor akan lebih terjaga.

Tips:
Cara Membaca Kode Batang
-Kode batang terdiri dari garis hitam dam putih. Ruang putih di antara garis-garis hitam adalah bagian dari kode.
-Ada perbedaan ketebalan garis. Garis paling tipis “1”, yang sedang “2”, yang lebih tebal “3”, dan yang paling tebal “4”.
-Setiap digit angka terbentuk dari urutan empat angka. 0 = 3211, 1 = 2221, 2 = 2122, 3 = 1411, 4 = 1132, 5 = 1231, 6 = 1114, 7 = 1312, 8 = 1213, 9 = 3112.
-Standar kode batang retail di Eropa dan seluruh dunia kecuali Amerika dan Kanada adalah EAN (European Article Number) – 13. EAN-13 standar terdiri dari:
-Kode negara atau kode sistem: 2 digit pertama kode batang menunjukkan negara di mana manufacturer terdaftar.
-Manufacturer Code: Ini adalah 5 digit kode yang diberikan pada manufacturer dari wewenang penomoran EAN.
-Product Code: 5 digit setelah manufacturer code. Nomor ini diberikan manufacturer untuk merepresentasikan suatu produk yang spesifik.
-Check Digit atau Checksum: Digit terakhir dari kode batang, digunakan untuk verifikasi bahwa kode batang telah dipindai dengan benar.

Install Windows 7 Via USB Flash Disk , Agar lebih cepat

Install Windows 7 Via BUS Flash Disk , Agar lebih cepat : Apakah anda sering sekali menginstall os tapi anda tidak punya cd nya atau pun gadget / pc anda tidak memiliki CDROOM untuk nginstall nya maka Install Windows 7 Via USB Flash Disk , Agar lebih cepat adalah solusinnya

http://img.ehowcdn.com/article-new/ds-photo/getty/article/104/2/200526539-001_XS.jpg

Kelebihan Install Windows 7 Via Usb Flash Disk dibanding DVD

1. Proses installasi windows 7 dengan USB Flash Disk lebih simpel dan cepat di banding DVD.
2. DVD Installer rawan rusak. Jika DVD Disc Installer sudah lama, biasanya terjadi goresan-goresan yang bisa menyebabkan gagalnya instalasi windows.

Cara Mengubah USB Flash Disk Menjadi Bootable Windows 7

Untuk menjadikan Flash Disk menjadi bootable windows 7 harus minimal mempunyai kapasitas 4 GB. Dan sebaiknya anda backup data pada flashdisk terlebih dahulu karena nanti flashdisk akan di format.
Untuk mengubah flash disk anda agar bisa menjadi bootable installer windows 7 bisa memakai 3 cara, yaitu :

. Windows 7 USB/DVD download tool

Cara ini bisa anda gunakan jika anda mempunyai File ISO dari windows 7.
  • Download Windows 7 USB/DVD download tool [2.6 MB] dan install.
  • Jalankan Windows 7 USB/DVD download tool dari Start -> All Program -> Windows 7 USB/DVD download tool.
  • Klik “Browse” kemudian cari file ISO-nya lalu klik “Next”.
    Windows7 USB DVD tool Browse
  • Kemudian pilih media yang akan digunakan. Karena ingin membuat installer dari / flash disk yang di pilih USB Device
    Choose Media Type
  • Pilih drive USB flash disk-nya. Biasanya Windows7 USB DVD tool akan secara otomatis mendeteksinya. Klik “Begin copying”.
    Begin Copying
  • File akan di-copy. Tunggu sampai selesai. Setelah selesai remove Flash disk dan siap di gunakan untuk menginstall.

2. WinTo Flash (Novicorp)

Langkah pertama yang harus sobat lakukan adalah
Berikutnya yang diperlukan untuk proses Install Windows 7 via Flashdisk diantaranya :
  1. FlashDisk dengan kapasitas minimal 4 GB tergantung windows 7 yang Anda gunakan.
  2. Master Windows 7
  3. Software WinToFlash.
  4. DVD ROOM sebagai media pengkopian master Windows 7. [not optimal]
Selanjutnya, proses pembuatan Bootable Windows 7 USB Drive dapat dimulai dengan step sebagai berikut :
  1. Masukkanlah DVD Windows 7
  2. Buka WinToFlash Windows 7.rar dan klik 2x pada file WinToFlash.exe
  3. Selanjutnya akan keluar tampilan seperti dibawah ini dan klik Terima
  1. Pada tampilan dibawah ini silahkan klik tanda tombol "Ceklis" Windows setup wizart transver
  1. Pada tampilan dibawah ini silahkan klik tombol "Berikutnya »"
  1. Pada tampilan dibawah ini, ada dua pilihan :
    • Pada Windows file path silahkan pilih sumber OS Windows 7
    • Pada USB drive silahkan pilih FlashDisk yang akan digunakan untuk instalasi OS Windows 7
  2. Setelah itu klik tombol "Berikutnya »"
  1. Selanjutnya pilih menerima syarat dan klik lanjutkan.
  2. Jika ada peringatan untuk melakukan format FlashDisk dan klik Ok
  1. WinToFlash akan mentransfer file instalasi windows ke FlashDisk dan proses ini memang agak lama jadi harus sabar menantinya. Setelah proses transfer selesai klik tombol Berikutnya dan Keluar

Tahap awal untuk membuat Bootable Windows 7 USB Drive telah kita lakukan, selanjutnya kita akan melakukan instalasi Windows 7 dengan Flashdisk sebagai perangkatnya.

3. via manual

sebelumnya siapkan dulu flashdisk ukuran munimal 4 giga. Berikut tutorialnya untuk menjadikan flashdisk sebagai media instal:
1.    Colokkan Flaskdisk.(dimana???di roll bawah pohon.y d komputer laaaah.....ahihihi)
2.    Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK.
3.    Ketik diskpart dan tekan ENTER.
4.    Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk shobat, jangan sampai salah pilih, kalau salah mamti malah ke formatnya yang laen, nangis deeehhh. Kalau shobat hanya punya 1 harddisk makan USB flaskdisknya adalah disk1.
5.    Ketik select disk 1 dan tekan ENTER.
6.    Ketik clean dan tekan ENTER.
7.    Ketik create partition primary lalu tekan ENTER.
8.    Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
9.    Ketik active dan tekan ENTER.
10.    Ketik format fs=fat32 dan tekan ENTER
11.    Ketik assign dan tekan ENTER
12.    Ketik exit dan tekan ENTER.
13.    Masukkan file windows 7, kalau masih di DVD copy dan paste ke flashdisk, kalau sudah di copy di hardisk, tinggal copy aja, intinya file Windows 7 nya di copy paste ke flashdisk.
14.    Langkah berikutnya, restart komputer shobat, lalu masuk bios dan atur booting agar flashdisk menjadi prioritas pertama. Karena pada umumnya yang dijadikan default adalah cd room. Setelah selesai maka instal pun dimulai.

NB: Perlu shobat perhatikan, bahwa saat instal biasanya kan restart beberapa kali? Setelah restart biasanya akan memulai instal awal lagi. Dan Untuk menghindari ini komputer berbeda-beda penanganannnya. (1) Ada yang mudah, yakni cukup cancel instal, maka akan kembali melanjutkan instalan tadi. Dan (2) ada yang penanganannya dengan cara, saat instal kemudian restart, shobat harus cabut paksa flashdisk shobat kemudian masukkan kembali saat logo windows muncul.

Bagi yang merasa bingung, akan bisa saat mencobanya. Yang penting praktek.hehehe



Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk

  1. Langkah pertama yang harus sobat lakukan adalah pastikan dari BIOS booting komputer sobat di setting untuk 1st Boot Device pilihannya adalah Removable Dev. atau USB. Drive. Caranya, saat komputer telah kita restart dan akan hidup kembali, secepatnya tekan tombol dan pada tab pilihlah 1st Boot Device menjadi Removable Dev. atau USB. Drive. Setelah itu tekan tombol untuk menyimpan dan keluar. Tidak semua PC atau Netbook harus melakukan setting seperti ini. Kebanyakan Netbook sekarang sudah otomatis bisa Boot USB jika kita colokkan.
  2. Selanjutnya tekan sembarang tombol agar booting usb.
  3. Selanjutnya akan terlihat gambar seperti dibawah ini:
  4. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  5. Pilihlah Indonesian pada Language, time, currency, and location
  6. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  7. Tekan tombol Install Now
  8. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  9. Tunggulah beberapa saat proses ini.
  10. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  11. Centang pada I accept the license terms sebagai persetujuan penggunaan windows 7 kemudian klik Next
  12. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  13. Pilih saja Custom (advanced) untuk memilih di drive mana windows 7 akan di install
  14. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  15. Sobat bisa mengatur drive sekaligus partisi pada step ini, saya sarankan bagilah hardisk sobat minimal 2 drive, satu untuk drive untuk windows 7 (C) dan satu drive untuk data (D) dengan memilih drive option, atau langsung saja tekan next dengan asumsi sobat akan mempartisi hardisk setelah instalasi windows 7 selesai.
  16. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  17. Tunggulah hingga proses ini selesai
  18. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
    Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
    Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  19. Secara otomatis windows akan restart.
  20. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  21. Setelah restart akan muncul gambar berikut ini.
  22. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  23. Tunggulah proses Setting up the services hanya beberapa saat saja.
  24. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  25. Instalasi akan dilanjutkan secara otomatis.
  26. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  27. Masukkan Nama User dan Nama Komputer sesuka sobat.
  28. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  29. Jika perlu password ketikkan passtwordnya 2 kali atau kosongkan saja jika sobat tidak ingin mempassword user sobat.
  30. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  31. Masukkan product key serial number windows 7 sobat atau kosongkan untuk aktivasi setelah selesai instalasi dan hapus ceklisnya.
  32. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  33. Pilihlah level proteksi keamanan dari Microsoft.
  34. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  35. Atur Zona waktu sobat (untuk Indonesia +7 dari GMT).
  36. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  37. Atur jenis jaringan yang sobat gunakan. (Jika terhubung dengan internet)
  38. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  39. Tunggulah beberapa saat untuk menyiapkan konfigurasi yang telah sobat atur.
  40. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
  41. Selamat, windows 7 sobat siap digunakan.
  42. Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk
Semoga tutorial singkat mengenai Cara Install Windows 7 dengan Flashdisk ini bermanfaat buat sobat pembaca. Sumber tips-komputer.com

Apakah svchost.exe itu Virus ?

Apakah svchost.exe ituVirus ? 

(penyelesaian)

Svchost.exe

         Banyak sekali virus yang menyerang pengguna windows dan mengakibatkan windows jadi error. Dan kebanyakan virus menyerangnya di file system windows yang bernama svchost.exe.
Awalnya, Microsoft menggunakan file .exe (executable) bagi service-service yang berjalan di Windows. Karena dirasa kurang efisien, Microsoft kemudian melakukan perombakan dengan mengubah service-service tadi dari menggunakan file-file .exe menjadi file .dll (Dynamic Link Library).

File .dll

Dynamic Link Library (.dll) merupakan file yang dapat dipanggil dari file executable (.exe) maupun dari file .dll lain. Hal ini dirasa lebih menguntungkan karena sifat umumnya dapat dipakai oleh beberapa aplikasi pada saat yang bersamaan dan hanya diperlukan satu copy saja di memory atau disk. Programmer dapat mengatur agar service yang terdapat pada DLL tersebut dimuat ke memory hanya ketika diperlukan saja. Apabila tidak diperlukan maka DLL tersebut bisa dibuang dari memory.
Dengan demikian, maka aplikasi yang Anda buat dapat lebih menghemat penggunaan memory. Keuntungan kedua, aplikasi menjadi bersifat modular. Anda dapat melakukan update aplikasi yang Anda buat tanpa harus mengupdate file EXE. Dengan demikian Anda cukup menyertakan patches kepada program Anda tanpa Anda harus menyertakan seluruh aplikasi.Keuntungan lain adalah ukuran file EXE menjadi lebih kecil karena beberapa kode program diletakkan pada file DLL.
Jika anda melihat pada TaskManager, anda akan menyaksikan banyak proses dengan nama SVCHOST.EXE
svchost

Celah Svchost.exe

Hal ini seringkali dimanfaatkan oleh para penulis WORM untuk melakukan rekayasa sosial dengan cara memberi nama induk worm dengan nama yang sama atau mirip svchost.exe, dengan harapan user akan mengira bahwa induk worm tersebut bagian dari komponen windows. Ya, seringkali user kebingungan membedakan svchost.exe milik Worm dengan svchost.exe milik WINDOWS.
Nah.. dari sini Anda mungkin bertanya-tanya..

Kenapa  banyak proses dengan nama SVCHOST.EXE??

Sebagaimana layaknya Operating System, WINDOWS memiliki banyak sekali service-service yang harus dipanggil. Seperti yang sudah di jelaskan di awal tadi, masing-masing service tersebut tentunya harus dijalankan oleh suatu file executable. Jika seluruh service yang sedemikian banyak itu dijalankan oleh hanya sebuah file executable saja, maka tentu resiko terjadi kegagalan pemanggilan service tersebut akan sangat tinggi.
Untuk mengantisipasi hal itu, maka service-service tersebut dikelompok-kelompokkan sesuai dengan fungsinya. Tiap file SVCHOST.EXE dipanggil untuk menjalankan kelompok service yang berbeda. Misalnya SVCHOST.EXE yang pertama menjalankan group service untuk Audio, SVCHOST.EXE kedua menjalankan service-service Firewall, dan lain sebagainya. Karena pemisahan-pemisahan inilah banyak terdapat proses dengan nama SVCHOST.EXE
Ingin tau service-service apa saja yang berjalan di Windows Anda dan siapa yang menjalankannya? Buka Windows Command Processor Anda. Klik [Start] -> [Run] lalu ketik CMD

Ketik perintah TASKLIST /SVC lalu tekan ENTER. Perintah tersebut akan menampilkan proses yang sedang berjalan di komputer Anda beserta service-service apa saja yang dipanggil (jika ia menjalankan Service tertentu). Perintah ini berjalan pada Windows XP dan Vista.
Demikian sedikit penjelasan tentang SVCHOST.EXE,  semoga bermanfaat dan berguna Sobat
HY Hack


menyembunyikan file rahasia/penting

punya file rahasia?
pengen nyembunyiin?
tapi binggung cara nyembunyiinya gimana?
sebenernya ga perlu di sembunyiin filenya cukup ikuti cara2 berikut ini
-siapin filenya : contoh filenya gambar dengan nama rahasia.jpg
-trus di folder yang sama bikin notepad tinggal klik kanan create new document pilih notepad
-ketikkan kalimat berikut di notepad “ren rahasia.jpg rahasia.rar” tanpa tanda petik yah
-save as notepad dengan file type .bat bukan .txt contoh ubah.bat
-setelah selesai akan muncul file baru bernama ubah.bat tinggal dobel klik deh
-dan file rahasia.jpg pun menjadi rahasia.rar kalau di dobel klik akan error
-untuk mengembalikanya seperti semua yinggal balik “ren rahasia.rar rahasia.jpg”
-cara ini bisa di gunakan untuk file lain .rar , .avi , .mp3 asal ngerubahnya jangan tipe yang sama misal rahasia.jpg dirubah jadi rahasia.bmp atau rahasia.gif karena sama2 format gambar akan tetap bisa di buka maka coba dengan file yang bukan gambar misalnya, .rar atau .avi atau .mp3 atau yg lain asalkan bukan format gambar
cara ini ampuh buat sembunyiin file2 kita dari temen yang iseng buka2 file kita pas dibuka lho kok file error , dan cuman anda yang tau bagaimana membuka file tersebut

Windows XP USB Edition “Bisa Dibawa Kemana-mana” by heykhend

Windows XP USB Edition “Bisa Dibawa Kemana-mana”
[Image: windows-xp-usb-edition.jpg]
Download Windows XP USB Edition Kadang-kadang windows XP cepat sekali rusak,kena virus,hang,dan macam-macam, sehingga kita sebagai pengguna jengkel banget kalo windows XP error, salah satunya kita harus menginstal ulang windows XP tersebut.
Banyak cara untuk melakukannya, sobat atau agan-agan bisa searching di mbah google, langsung aja klik disini buat surfing dengan kata kunci memperbaiki windows xp yang rusak
untuk melakukan instalasi windows XP, kita perlu yang namanya software/cd instalasi windows XP, tetapi bagaimana jika CD yang kita punya udah crash/rusak. mau beli enggak mungkin apalagi jarak dari rumah jauh ke tempat jual CD instalasi windows XP.
Jangan bingung dulu, nih ada software instalasi windows XP USB Edition. Kadang kalo windows XP nggak bisa boot…nich solusinya… Tancepin ke USB….masuk sistem..berguna banget buat mback up data…
Link Download :
DOWNLOAD WINDOWS XP USB EITION
DOWNLOAD WINDOWS XP USB EITION 2

cara Membuat Anti Virus Sendiri by heykhend

Main#
Sekarang kehadiran para virus maker (–selanjutnya disingkat jadi VM saja) lokal telah membuat gerah para user komputer tanah air. Bisa dibayangkan bila dari sekian banyak virus lokal tidak satu-dua yang menghancurkan data (terutama bagi file office; word, excel, dll…). Bagi para vendor Anti Virus (–selanjutnya disingkat menjadi AV saja) fenomena ini adalah lahan bisnis untuk produk mereka. Sebut saja NORMAN, yang kini men-support perusahaan konsultan virus lokal (–VAKSIN.COM) , Symantec, McAffe, NOD32, dan sebagainya. Dengan menawarkan update definisi software AV tercepat, engine scanner paling sensitif, dan lain-lain merupakan kiat untuk memancing para korban virus membeli dan menggunakan software AV mereka. Bagi penulis sendiri hal ini memang agak memberatkan mengingat update file definisi atau engine AV tsb haruslah melalui koneksi internet. Lalu bagaimana yang tidak mempunyai akses sama sekali? Konsekuensinya iyalah tertinggal dalam hal pengenalan varian virus baru yang pada ujung-ujungnya membuat AV yang sudah terinstall bagai ‘Macan Ompong’. Kalau kita membuat AV sendiri bagaimana? dengan database definisi yang bisa diupdate oleh kita bahkan dapat saling tukar dengan teman? Bisa saja, dengan syarat mau mempelajari sedikit teknik pemograman.Pertama kita harus mengerti bagaimana cara kerja sebuah AV sederhana, pada dasarnya sebuah software AV mempunyai komponen-komponen :
1. Engine scanner, ini merupakan komponen utama AV dalam mengenali sebuah pattern virus. Engine ini dapat dikelompokkan menjadi statis dan dinamis. Statis dalam hal ini dapat disebut menjadi spesifik terhadap pattern tertentu dari sebuah file virus. Checksum merupakan salah satu contoh dari engine statis ini. Dinamis dalam artian dia mengenali perilaku ‘umum’ sebuah virus. Heuristic menjadi salah satu contohnya.
2. Database definition, menjadi sebuah referensi dari sebuah pattern file virus. Engine statis sangat bergantung kepada komponen ini.
3. Decompress atau unpacking engine, khusus untuk pengecekan file-file yang terkompresi (*.rar, *.zip, dll) atau kompresi atau packing untuk file PE seperti UPX, MeW , dll.
Tidak jarang hasil dari pengecekan terhadap file suspect virus menghasilkan false-positive bahkan false-negative (– false-positive berarti file yang bersih dianggap thread oleh AV, dan false-negative berarti file yang 100% thread akan dianggap bersih). Semua itu dapat diakibatkan oleh ketidak-sempurnaan dari engine scanner itu sendiri. Misal
pada contoh kasus Engine String scanner (–Engine scanner yang menyeleksi string-string dari file text-based), bila diterapkan rule 3 out of 5 (– bila AV menemukan 3 dari daftar 5 string kategori malicious) maka AV akan memberikan bahwa file terindikasi sebuah thread yang positif. Padahal file tsb nyatanya tidak menimbulkan efek berbahaya bila dijalankan atau dieksekusi. Kesalahan scanning macam ini lazim ditemukan untuk file-file *.VBS, *.HTML, dll. Untuk penggunaan engine checksum sangat banyak ditemui di beberapa software AV lokal. Checksum yang lazim digunakan diantaranya CRC16, CRC32, MD5, dll. Dikarenakan mudah untuk diimplementasikan. Engine ini sendiri bukannya tanpa cacat, Checksum bekerja dengan memproses byte demi byte dari sebuah file dengan sebuah algoritma tertenu (– tergantung dari jenis checksum yang digunakan) sehingga menghasilkan sebuah format tertentu dari file tsb. Contoh checksum menggunakan CRC32 dan MD5 :
* calCrc = CRC32(file_name_and_path)
* calMD5 = MD5(file_name_and_path)
Maka isi dari string calCrc adalah 7AF9E376, sedangkan untuk MD5nya adalah 529CA8050A00180790CF88B63468826A. Perlu diketahui bila virus menerapkan rutin yang mengubah byte tertentu dari badan virus tsb setiap kali maka penggunaan engine checksum ini akan kurang optimal karena bila 1 byte berubah dari file maka checksum juga akan berubah.
Mari kita belajar membuat sebuah AV sederhana, yang diperlukan :
1. Software Visual Basic 6.0
2. Sedikit pemahaman akan pemograman Visual Basic 6.0
3. Sampel file bersih atau virus (– opsional)
First#
Sekarang kita akan belajar membuat sebuah rutin sederhana untuk :
- Memilih file yang akan dicek
- Membuka file tersebut dalam mode binary
- Memproses byte demi byte untuk menghasilkan Checksum
Buka MS-Visual Basic 6.0 anda, lalu buatlah sebuah class module dan Form dengan menambahkan sebuah objek Textbox, CommonDialog dan Command Button. (Objek CommonDialog dapat ditambahkan dengan memilih Project -> COmponent atau Ctrl-T dan memilih Microsoft Common Dialog Control 6.0) Ketikkan kode berikut pada class module (kita beri nama class module tsb clsCrc) :
================= START HERE ====================
Private crcTable(0 To 255) As Long ‘crc32
Public Function CRC32(ByRef bArrayIn() As Byte, ByVal lLen As Long, Optional ByVal lcrc As Long = 0) As Long
‘bArrayIn adalah array byte dari file yang dibaca, lLen adalah ukuran atau size file
Dim lCurPos As Long ‘Current position untuk iterasi proses array bArrayIn
Dim lTemp As Long ‘variabel temp hasil perhitungan
If lLen = 0 Then Exit Function ‘keluar fungsi apabila ukuran file = 0
lTemp = lcrc Xor &HFFFFFFFF
For lCurPos = 0 To lLen
lTemp = (((lTemp And &HFFFFFF00) &H100) And &HFFFFFF) Xor (crcTable((lTemp And 255) Xor bArrayIn(lCurPos)))
Next lCurPos
CRC32 = lTemp Xor &HFFFFFFFF
End Function
Private Function BuildTable() As Boolean
Dim i As Long, x As Long, crc As Long
Const Limit = &HEDB88320
For i = 0 To 255
crc = i
For x = 0 To 7
If crc And 1 Then
crc = (((crc And &HFFFFFFFE) 2) And &H7FFFFFFF) Xor Limit
Else
crc = ((crc And &HFFFFFFFE) 2) And &H7FFFFFFF
End If
Next x
crcTable(i) = crc
Next i
End Function
Private Sub Class_Initialize()
BuildTable
End Sub
================= END HERE ====================
Lalu ketikkan kode berikut dalam event Command1_Click :
================= START HERE ====================
Dim namaFileBuka As String, HasilCrc As String
Dim CCrc As New clsCrc ‘bikin objek baru dari class ClsCrc
Dim calCrc As Long
Dim tmp() As Byte ‘array buat file yang dibaca
Private Sub Command1_Click()
CommonDialog1.CancelError = True ‘error bila user mengklik cancel pada CommonDialog
CommonDialog1.DialogTitle = “Baca File” ‘Caption commondialog
On Error GoTo erorhandle ‘label error handle
CommonDialog1.ShowOpen
namafilbuka = CommonDialog1.FileName
Open namafilbuka For Binary Access Read As #1 ‘buka file yang dipilih dengan akses baca pada mode binary
ReDim tmp(LOF(1) – 1) As Byte ‘deklarasi ulang untuk array, # Bugs Fixed #
Get #1, , tmp()
Close #1
calCrc = UBound(tmp) ‘mengambil ukuran file dari array
calCrc = CCrc.CRC32(tmp, calCrc) ‘hitung CRC
HasilCrc = Hex(calCrc) ‘diubah ke format hexadesimal, karena hasil perhitungan dari class CRC masih berupa numeric
Text1.Text = HasilCrc ‘tampilkan hasilnya
Exit Sub
erorhandle:
If Err.Number 32755 Then MsgBox Err.Description ‘error number 32755 dalah bila user mengklik tombol cancel pada saat memilih file
================= END HERE ====================
COba anda jalankan program diatas dengan memencet tombol F5, lalu klik Command1 untuk memilih dan membuka file. Maka program akan menampilkan CRC32nya.
Second#
Kode diatas dapat kita buat menjadi sebuah rutin pengecekan file suspect virus dengan antara membandingkan hasil CRC32nya dan database CRC kita sendiri. Algoritmanya adalah :
- Memilih file yang akan dicek
- Membuka file tersebut dalam mode binary
- Memproses byte demi byte untuk menghasilkan Checksum
- Buka file database
- Ambil isi file baris demi baris
- Samakan Checksum hasil perhitungan dengan checksum dari file
Format file database dapat kita tentukan sendiri, misal :
- FluBurung.A=ABCDEFGH
- Diary.A=12345678
Dimana FluBurung.A adalah nama virus dan ABCDEFGH dalah Crc32nya. Jika kita mempunyai format file seperti diatas, maka kita perlu membaca file secara sekuensial per baris serta memisahkan antara nama virus dan Crc32nya. Dalam hal ini yang menjadi pemisah adalah karakter ‘=’.
Buat 1 module baru (– diberi nama module1) lalu isi dengan kode :
================= START HERE ====================
Public namaVirus As String, CrcVirus As String ‘deklarasi variabel global untuk nama dan CRC virus Public pathExe as String ‘deklarasi variabel penyimpan lokasi file EXE AV kita
Public Function cariDatabase(Crc As String, namaFileDB As String) As Boolean
Dim lineStr As String, tmp() As String ‘variabel penampung untuk isi file
Open namaFileDB For Input As #1 ‘buka file dengan mode input
Do
Line Input #1, lineStr
tmp = Split(lineStr, “=”) ‘pisahkan isi file bedasarkan pemisah karakter ‘=’
namaVirus = tmp(0) ‘masukkan namavirus ke variabel dari array
CrcVirus = tmp(1) ‘masukkan Crcvirus ke variabel dari array
If CrcVirus = Crc Then ‘bila CRC perhitungan cocok/match dengan database
cariDatabase = True ‘kembalikan nilai TRUE
Exit Do ‘keluar dari perulangan
End If
Loop Until EOF(1)
Close #1
End Function
================= END HERE ====================
Lalu tambahkan 1 objek baru kedalam Form, yaitu Command button2. lalu ketikkan listing kode berikut kedalam event Command2_Click :
================= START HERE ====================
If Len(App.Path) <= 3 Then ‘bila direktori kita adalah root direktori
pathEXE = App.Path
Else
pathEXE = App.Path & “”
End If
CommonDialog1.CancelError = True ‘error bila user mengklik cancel pada CommonDialog
CommonDialog1.DialogTitle = “Baca File” ‘Caption commondialog
On Error GoTo erorhandle ‘label error handle
CommonDialog1.ShowOpen
namafilbuka = CommonDialog1.FileName
Open namafilbuka For Binary Access Read As #1 ‘buka file yang dipilih dengan akses baca pada mode binary
ReDim tmp(LOF(1) – 1) As Byte ‘deklarasi ulang untuk array # Bugs Fixed #
Get #1, , tmp()
Close #1
calCrc = UBound(tmp) ‘mengambil ukuran file dari array
calCrc = CCrc.CRC32(tmp, calCrc) ‘hitung CRC
HasilCrc = Hex(calCrc) ‘diubah ke format hexadesimal, karena hasil perhitungan dari class CRC masih berupa numeric
If cariDatabase(HasilCrc, pathEXE & “DB.txt”) Then ‘bila fungsi bernilai TRUE
MsgBox “Virus ditemukan : ” & namaVirus ‘tampilkan message Box
End If
Exit Sub
erorhandle:
If Err.Number 32755 Then MsgBox Err.Description ‘error number 32755 dalah bila user mengklik tombol cancel pada saat memilih file
================= END HERE ====================
Fitur AV sederhana ini dapat ditambahkan dengan fitur process scanner, akses registry, real-time protection (RTP) dan lain lain. Untuk process scanner pada dasarnya adalah teknik enumerasi seluruh proses yang sedang berjalan pada Sistem Operasi, lalu mencari letak atau lokasi file dan melakukan proses scanning. Fitur akses registry memungkinkan kita untuk mengedit secara langsung registry windows apabila akses terhadap registry (–Regedit) diblok oleh virus. Sedangkan fitur RTP memungkinkan AV kita berjalan secara simultan dengan windows explorer untuk mengscan direktori atau file yang sedang kita browse atau lihat. Untuk ketiga fitur lanjutan ini akan dibahas pada artikel selanjutnya.
Kesimpulan#
Tidak harus membeli software AV yang mahal untuk menjaga komputer kita dari ancaman virus, kita bisa membuatnya sendiri dengan fitur-fitur yang tak kalah bagusnya. Memang terdapat ketidaksempurnaan dalam AV buatan sendiri ini, tetapi setidaknya dapat dijadikan pencegah dari infeksi virus komputer yang semakin merajalela. Software AV sederhana ini dilengkapi oleh engine scanner statis dan database definisi. Tidak tertutup kemungkinan software AV ini ditingkatkan lebih advanced dalam hal engine scannernya.
Penutup#
Pengembangan software AV sederhana ini sepenuhnya Open-Source selama mengikutsertakan nama pembuat asli didalamnya. Listing serta projek lengkap dapat didownload di http://adf.ly/YgTp

Cara OPTIMALKAN KOMPUTER By Heykhend

OPTIMALISASI KOMPUTER

 
Komputer anda lemot? Sama dong, punya saya juga…hhehhe maklum celeron. Tapi jangan buru-buru putus asa, ada kok cara mengatasinya. Yaaa sekedar sedikit mempercepat kinerja komputer mah Insyaallah terasa hasilnya. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengoptimalkan kinerja komputer anda. 

  1. Menggunakan Sistem Registry.
     
Apa itu Registry,Registry merupakan kumpulan data yang memiliki value ysng ada di windows yang dipakai untuk mengatur jalannya sistem operasi windows. Untuk mengubahnya window mwmiliki program yang dinamakan regedit.
Caranya RUN ketik regedit.
Akan terlihat 6 root keys yang mempunyai job(tugas) yang berbeda setiap key dan memiliki value.
Penjelasandari keenam root keys tersebut :
  •                     1. HKEY_CLASSES_ROOT menangani semua jenis file yang ada di windows dan menyimpan setting software 
  • 2. HKEY_USER menangani semua informasi user yang aktif serta menangani setting control panel pada sistem operasi windows 
  • 3. HKEY_CURRENT_USER menangani satu informasi user yang aktif pada sistem operasi windows. 
  • 4. HKEY_LOCAL_MACHINE memuat informasi tentang hardware yang dipakai pada komputer tersebut. 
  • 5. HKEY_CURRENT_CONFIG untuk mencatat konfigurasi sistem yang ada. 
  • 6. HKEY_DYN_DATA

    untuk mengetahui tingkat kinerja suatu sistem dan dalam jaringan. Berberap Trik Keren…. yang lumayan untuk dicoba
    • 1. Menyembunyikan Drive pada explorer
      “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer”ato bisa juga “HKEY_USERS\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer” Value “NoDrives” Tipe data “DWORD”
      Valuenya adalah: Value Data 1 = Buat Hide Drive A Value Data 4 = Buat Hide Drive C Value Data 8 = Buat Hide Drive D Value Data 16 = Buat Hide Drive E Value Data 29 = Buat Hide Drive A,C,D,E (1 + 4 + 8 + 16) Value Data 32 = Buat Hide Drive F Value Data 140 = Buat Hide Drive G Value Data 180 = Buat Hide Drive HKalo mau sembunyiin(hide) drive misalnya : Drive A, Drive C Nilai Value diisikan di regedit = Nilai Value Data A + Nilai Value Data C = 1 + 4 = 5 Jadi semua drive di hide ato tidak kelihatan lagi… 2. Melakukan Disable akses untuk melihat drive “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer” or bisa JuGa “HKEY_USERS\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer” Value “NoViewOnDrive” Tipe data “DWORD” Valuenya adalah: Value Data 1 = Hide Drive A Value Data 4 = Hide Drive C Value Data 8 = Hide Drive D Value Data 16 = Hide Drive E Value Data 29 = Hide Drive A,C,D,E (1 + 4 + 8 + 16) Value Data 32 = Hide Drive F Value Data 140 = Hide Drive G Value Data 180 = Hide Drive H Kalo kamu menghide drive: misal : Drive D, Drive E Nilai Value data yang diisikan di regedit = Nilai Value Data D + Nilai Value Data E = 8 + 16 = 24 Sekarang bagian Add and Remove Programs & Control Panel Control Panel 1. Menghilangkan Access Control Panel “HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer” atau “HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer” Value “NoControlPanel” Tipe data “DWORD” Add and Remove Programs 1. Menghilangkan Add or Remove Programs “HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall” Value “NoAddRemovePrograms” Tipe data “DWORD” 2. Menghilangkan change or Remove Programs “HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall” Value “NoRemovePage” Tipe data “DWORD” 3. Menghilangkan Add New Programs “HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall” Value “NoAddPage” Tipe data “DWORD” 4. Menghilangkan Add/Remove Windows Components “HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall” Value “NoWindowsSetupPage” Tipe data “DWORD” 5. Menghilangkan Support Information “HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall” Value “NoSupportInfo” Tipe data “DWORD” 6. Menghilangkan Set programs access and default “HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall” Value “NoChooseProgramsPage” Tipe data “DWORD” Semuanya isi dengan value data = 1 untuk mengaktifkan & = 0 untuk me-nonaktifkan Untuk CMD(==MSDos Diwindows’Bagi yang belum tau’) 1. MenDisable CMD key “HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\System” Value “DisableCMD” Tipe data “DWORD” Value Data = 1 = Buat Disable CMD ama Command Script 2 = Buat Disable CMD-Nya Aja Untuk mengembalikan semuaperubahan yang telah dibuat hanya mengganti nilai 1 atau lainnya menjadi nilai 0 2. Mengutak Atik Sendiri. a. Kurangi shortcut di desktop anda. b. Perkecil animasi windows dengan cara : >buka jendela explore >klik kanan My Computer >klik Properties >klik tab Advanced >klik Settings pada grid Performance >pilih Adjust To Best Performance >klik Ok. c. Perkecil Color Quality dengan cara : >klik kanan desktop >klik Properties >pilih tab Settings lalu perkecil Color Quality dengan klik tombol drop down list pada grid Color Quality >klik ok. d. Jagalah free space pada hard disk anda. e. Hindari menggunakan program yang berkapasitas besar. hal-hal tersebut di atas adalah sekelumit hal yang saya ketahui tentang komputer. Apabila anda ingin menyalurkan aspirasi, kritik, dan saran maka saya akan sangat senang menerimanya

Detailed TUT How to Make a Fake Program – Basic Fundamentals By heykhend

Detailed TUT How to Make a Fake Program – Basic Fundamentals
Introduction:
Warning: Image Heavy, linked directly to imageshack
Having trouble infecting victims?
Want to steal those Facebook/Hotmail/Runescape/WoW accounts?
Tired of editing images of programs in Photoshop to trick victims into downloading your keylogger?
Perfect, my HD tutorial will teach you all how to create a very simple fake program to bind your server to.
NOTE: This does not teach you how to code a program, it teaches you how to make good looking fake program. Easier to take screen shots to prove and bind your servers to this.
Requirements:
  1. A brain
  2. A computer
  3. Intended victims
  4. Microsoft Visual Basic
  5. Download Here: Click Here
Procedure:
Step 1: Are you Stupid?
Install and Run Microsoft Visual Basic
Continue to Step 2
Comments:
If you are stuck on this step, please do not read the rest of this tutorial.
Step 2: Start it!
Click “File”
Go to “New Project”
Select “Windows Form Application” from all the options provided
Continue to Step 3
Comments:
If you are stuck on this step, please do not read the rest of this tutorial.
Step 3: Label it!
You will be presented with a blank, application template, with the name “Form 1″
  1. Go to the left side of the toolbar and drag out “Label” onto the blank form
  2. Left Click the Label and on the right hand bottom there should be a properties tab.
  3. Locate “Text”
  4. Left Click the box beside it with the words “Label1″ edit that to the name of your program
  5. Scroll up locate “Font” and change the font to anything you like
  6. Click the form box
  7. On the left side look for “Text”
  8. Change this to the name you want for your program
Continue to Step 4
Comment:
Image of how this all looks.
Step 4: Style it!
Now that you have labeled your form, lets style it.
  1. Go to google.com
  2. Search for a nice image
  3. Save the image
Now that we have that down lets import it.
  1. Select “PictureBox” in ‘toolbox’ on the left side
  2. Drag “PictureBox” over to your form
  3. Locate the word image on the right side “Properties” tab
  4. Click the blank space on right of the word “Image”
  5. You will be presented with a window “Select Resource”
  6. You will have 2 options
    • Local Resource
    • Project Resource file:
  7. Select Local Resource
  8. Select “Import”
  9. Locate the image you searched earlier
  10. Click OK to finish
  11. Your image has been imported!
Comment: How the image import looks.
Now that we have an image, and made it all fancy, its still kind of blank.
Lets add some username and password boxes.
  1. Locate “Textbox” in the ‘Toolbox’ on the left side (Hope you know where this is by now)
  2. Drag 2 “Textbox” over to your form
  3. Congratulations you just made 2 text boxes
  4. Now go back to Step 3, follow the steps to label the 2 text boxes
Comment: Here is an image of how it looks thus far
Perfect! We got some fake log in form. Oh yea, we need a Log In button.
  1. Locate “Button” in the ‘Toolbox’
  2. Drag the “Button” to the form
  3. Go change the name to “Log In” or whatever you want
    • Refer to step 3 if you don’t know how to change the name of the Button, basically the same
Perfect, we got a nice looking fake bot with a non working login form. Lets keep going. We need some functions, or else people won’t download this :(
  1. Locate “Checkbox” from ‘Toolbox’
  2. Drag it over to the form
  3. Now change the name of the checkbox to anything you want
    • For the sake of this example I will name this “Collect Wood” and “Fish”
Comment: Image of how it looks so far:
Awesome, we got functions rocking. The fake program is pretty much done.
Continue to Step 5.
Step 5: Publish It!
Now that you are satisfied with your fake program, locate on your right hand side a tab called Solution Explorer. On top of “Form1.vb” there is a “My Project”, double click this.
You now see a new page with the following on the left side:
  1. Application
  2. Compile
  3. Debug
  4. References
  5. Resources
  6. Services
  7. Settings
  8. Signing
  9. My Extensions
  10. Security
  11. Publish
Presently, you are on Application, with options such as “Assembly Name” and “Icon:” as well as “Assembly Information”
  1. Assembly Name: Name of Published Program
  2. Icon: Select the icon for your program. (Google if you have no *.ico)
  3. Assembly Information: Self-Explanatory, edit accordingly.
Comment: Image of this
When you are done editing those, go to “Publish”
Select where you want to Publish and press “Publish Now”
Congratulations you are done creating your fake program!
End Product:
What Now?
Now you spread your virus.
How?
First, bind your server to this fake program. For the sake of making it unsuspicious, you can crypt it with a crypter.

cara menginstal ipfire by heykhend

Pada bagian ini akan ditunjukkan langkah demi langkah instalasi software IPFIRE pada PC yang digunakan sebgai Router, berikut langkah demi langkah tersebut :
1. Langkah pertama adalah buat PC yang akan anda jadikan router untuk booting pertama kali melalui CD-ROM carannya adalah saat PC anda booting teka tombol “DELETE” atau “F2″ pada keyborad anda, setelah masuk ke konfigurasi BIOS buat booting dari CD-ROM drive setelah selesai simpan dan restart PC anda dan jangan lupa masukkan CD instaler IPFIRE anda.

2. Langkah kedua setelah komputer restart dan booting kembali maka dilayar monitor anda akan terlihat tampilan seperti dibawah ini, silahkan tekan “Enter” untuk melanjutkan instalasi.


3. Langkah ketiga pilih jenis bahasa yang akan anda gunakan pilih saja English lalu klik “OK”.

4. Langkah ke empat muncul jendela welcome to the IPFIRE instalation program pilih “OK”

5. Langkah ke lima muncul jendela pemberitahuan persiapan partisi hardisk dan akan membuat hardisk menjadi satu partisi, klik “yes”.

6. Langkah ke enam pilih jenis filesystem yang akan anda gunakan pilih saja “ext3″ lalu pilih klik “OK”.

7. Langkah ke tujuh setelah proses pembuatan pasrtisi selesai dan dilanjutkan dengan proses instalasi IPFIRE ke hardisk maka akan muncul jendela “Congratulations..” klik saja “OK” untuk melanjutkan.



8. Langkah ke delapan pilh keyboard maaping yang anda gunakan pilih saja “Us” lalu klik “OK”.

9. Langkah ke sembilan tentukan Timezone anda berada pilih Asia/Jakarta lalu klik “OK”.

10. Langkah ke sepuluh isikan “Hostname” anda lalu klik “OK”, Langkah ke sebelas isikan “Domain Name” anda lalu klik “OK”.



11. Pada langkah ke dua belas ini anda diminta mengisikan password “root” anda jika sudah klik “OK”. dan pada langkah ke tiga belas isikan password “admin” anda jika sudah klik “OK”.



12. Langkah ke empat belas ini anda masuk pada “Network Configuration Menu” pada bagian “Network Configuration type” pilih GREEN+RED jika anda hanya memiliki 2 Network interface card, lalu klik “OK
“

13. Pada bagian “Drivers and cards assignments” akan terjadi proses pendeteksian drivers kartu jaringan anda. jika pendeteksian sudah selesai semua klik “Done”.

14. Pada bagian Address settings isikan IP address GREEN dan RED anda dimana IP GREEN untuk koneksi kejaringan internal anda sedangkan RED untuk koneksi ke jaringan public/internet. dibawah ini screenshoot urutan address setting …









15. Pada bagian “DNS and Gateway settings” isikan primary DNS, Secondary DNS, dan Default Gateway. kemudian klik “OK”.

16. Berikutnya untuk langkah ke lima belas pada “Network Configuration Menu” klik “Done”, kemudian lanjutkan dengan kofigurasi DHCP Server. Beberapa konfigurasi DHCP Server, antara lain :
Enabled : untuk mengaktifkan DHCP Server.
Start Address : Rentang IP address awal DHCP server anda.
End Address : Rentang IP address akhir DHCP server anda.
Primary DNS : IP address Primary DNS anda.
Secondary DNS : IP address Secondary DNS anda.
Default lease (mins) : Waktu default penyewaan IP address.
Max lease (mins) : Maksimal waktu penyewaan IP address.
Domain name suffix : Nama domain anda

Setelah selesai konfigurasi klik “OK”.
16. Pada langkah ke enam belas mucul jendela setup complete “OK” untuk mereboot



Tampilan Awal IPFIRE Setelah Selesai instalasi
SELAMAT MENCOBA…!!!!!!
 

Kontes SEO


Support : Abaut Us | Contact Us | Privacy Policy | Term of Use | Redaksi | Advertise | Lowongan Kerja | Forum | Tabloit | Mobile Version | Hy Hack Toolbar
Copyright © 2011. HY hack - All Rights Reserved Template Created by Heykhend
Published by Heykhend Corp. Developed by PT Heykhend Publik Media (HPM)